Saat Marah Lelah Sudah #eveningteaseries

Saat marah telah lelah, maka rasa itu berangsur punah. Saat rasa itu berangsur-angsur punah, maka marah pun akan berangsur-angsur lelah.

Ini marah, bukan ngambek. Marah adalah untukmu, ngambek adalah untukku.

Marah mengorbankan waktu, tenaga dan pikiran, maka marah adalah sebuah pengorbanan. Pengorbanan untukmu dan untuk kita nanti.

Jangan katakan “sabar” karena aku tak mau menunggu lama agar kau selalu baik-baik saja. Jangan katakan “terserah” karena hubungan ini punya arah.

Lelah rasanya mendengar marah, tapi lebih lelah lagi saat harus marah karena tidak lagi ada kemarahan yang datang.

Teruslah marah agar kutahu rasa itu terjaga. Teruslah marah agar kutahu masih ada yang menjagaku. Teruslah marah agar kutahu masih ada orang yang mengawasiku.

_____

Begitupun denganku.

Teruslah marah agar kutahu rasa itu masih berpagu. Teruslah marah agar kutahu masih ada yang menjagaku. Teruslah marah agar kutahu kau masih dihatiku.

*ahhey!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Saat Marah Lelah Sudah #eveningteaseries

Marah itu pengorbanan. Pekerjaan yang menghabiskan tenaga, pikiran serta waktu. Banyak orang yang menggerutu saat dimarahi. Tapi tahukan bahwa orang yang memarahi kita juga menggerutu karena telah kehabisan tenaga memarahi kita. 

Sebuah kisah kemesraan antara dua rasa yang saling berpagu kemarahan adalah hal yang tidak bisa dilewatkan begitu saja. Kalo sudah marah ujung-ujungnya adalah berantem. Tutup telepon, banting telepon, gak telepon-telepon, pokoknya semua dalam situasi seperti itu telepon berubah wujud jadi anak tiri diperlihara ibu tiri yang jahat.

Banyak pasangan yang komplen kalo pasangan yang lain marah. Entah apapun sebabnya. Yang lucu adalah kadang kita gak bisa bedain antara ngambek sama marah. Ngambek adalah marah yang beorientasi dan demi keuntungan diri sendiri. Sedang marah itu biasanya berorientasi pada kebaikan orang yang kita marahi. Contoh, pasangan kita suru makan tp gak mau terus kita marah. Makan itu demi kebaikan diri pasangan.

Akibat salah kaprah mendefinisikan marah, banyak hubungan kandas akibat kemarahan yang selalu berputar di arena hubungan. Marah menjadi sosok yang terlaknat dalam sebuah hubugnan. Akhirnya kemudian hari, marah adalah hal yang sangat dihindari. Ini artinya satu pengorbanan berusaha dipadamkan. Apa nikmatnya sebuah hubungan tanpa pengorbanan.

Cara penyampaian marah memang berbeda-beda, tapi apapun caranya marah adalah bentuk perhatian. Bahkan sebuah intepretasi rasa sayang. Cobalah perhatikan seseorang yang mulai bosan dengan pasangannya jarang sekali marah-marah. 

So kawan, bersyukurlah jika pasangan Anda masih memarahi. Ingat, marah bukan ngambek.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s