satu pertanyaan, banyak “pengertian”

pernah memenjarakan diri dalam situasi gamang?

Situasi saat kita tiba-tiba merasa berada di penghujung jalan. Situasi saat kita tidak tahu apa yang kita inginkan. Situasi saat kita tidak tahu mau melakukan apa lagi.

Situasi saat kita merasa tidak butuh rasa juga tawa, merasa sepi di tengah keramaian, merasa jenuh dengan kesendirian tapi juga menolak keramaian, merasa butuh telinga, tapi menolak bicara, merasa butuh teman tapi menolak mendengarkan. Dan kita hanya diam, dan diam, hanya bisa diam. 

Pada saat-saat demikian sebenarnya yang kita butuhkan adalah sebuah pertanyaan,

“kamu kenapa?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s