segala tentang senja.

apa kabar senja? lama juga tidak bercengkrama dengan mu. semenjak di sini, kau lebih sering menucul dengan tangis. tapi justru karena kau lebih sering datang dengan menangis, maka saat suatu waktu kau datang dengan senyum lebar, itu tampak luar biasa. tidak seperti di kota itu, saat kau lebih sering muncul dengan senyum lebar.

Sebenanrya tidak masalah jika kau datang dengan menangis, tapi rasanya akan banyak yang lebih gembira saat kau datang dengan senyum. Tapi apapun itu, kau akan tetap dirindu, senja. kau tahu kenapa?? semua itu karena setiap kau muncul, teduh selalu membuntutimu. saat kau muncul, orang-orang akan sedang menghentikan kerjanya. Artinya, orang-orang akan berhenti berpikir terlalu keras lalu beralih berpikir ringan, bahkan menyenangkan. Berpikir pulang dan bertemu orang terkasih. keluarga, ayah, ibu, anak, istri, suami, teman, pacar, dan bahkan penjual hp. berpikir untuk menggendong, berpelukan, berciuman, dan bahkan tertawa.

Senja.. senja.. di dekatmu itu hangat. tidak panas, tidak dingin. kecuali kau menangis besar. semua akan jadi gelap. tapi jika kau menangis kecil, semua jadi romantis. permainan titik air dan cahaya jinggamu membuat orang serta merta menurunkan ego dan emosinya. menikmati pertunjukan paduan alam.

Senja, jika kau berwujud, mungkin kau orang yang pertama yang aku cari. agar hidup saya selalu senja. tapi mungkinkah kau berwujud?

kau tahu senja, kau juga diibaratkan sebagai gerbang ke alam akhirat. orang yang sebentar lagi menuju rumah yang hakiki akan dibilang orang yang umurnya sudah senja. mungkin itu, kenapa saat kau datang segala bentuk egoisme pudar. mungkin semua orang tahu bahwa sebentar lagi gelap. gelap pertanda bahwa segala aktifitas berhenti. saat gelap tidak ada yang bisa dilakukan. kecuali bernafas dan berbicara. lalu untuk apa, ketiga indera lainnya? mungkin gelap adalah pintu menju kematian 3/4.

terima kasih, senja. mmm… bukan-bukan. terima kasih Tuhan. ahhh.. itu yang benar. terima kasih Tuhan untuk selalu membawa senja setiap hari. tapi maaf, Tuhan, kadang tak ada waktu untuk menikmati anugrah itu Mu. bercengkrama dengan senja dan secangkir kopi.

tapi tunggu! doakan aku senja. suatu saat aku akan buat Secangkir Senja, tempat aku dan mungkin semua orang akan menghabiskan waktu bercengkrama denganmu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s