dua sisi dunia di satu menara.

pernah mebayangkan ada di ketinggian? melihat dua sisi dunia di satu tempat? melihat laut di utara dan gunung di selatan. melihat surya menutup mata dan lampu kota yang mulai menyala satu demi satu sampai kota menjemput kehidupan malamnya?

saya pernah berada di tempat itu. tempat itu berputar searah jarum jam di ketinggian hampir 100 M diatas permukaan tanah. tempat ini saya kira lebih indah dari Eifel. dan tempat ini ada di Indonesia. Bukan di Jogjakrta bukan juga di Jakarta, apalagi Bali atau Bandung.

dan begitu malam menjemput kehidupannya, saya pun bergegas turun mengantarkan diri ke kehidupan gemerlap itu. bukan clubing atu nonton bisokop. tapi bersosialisasi di kehidupan nyata di bawah bayang-bayang kota tua dan arogansi sebuah tugu. sembari ngemil gorengan panas dan Teh Upet yang esnya mulai mencair membentuk bulir-bulir di dinding gelasnya. bulirnya jatuh mebasahi malam yang kembar siam dengan siang. tempat ini juga saya bisa lihat dari menara itu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s