jalan ku atau jalan Tuhan?

terinspirasi dari novel Damien Demantra Si Anak Kampoeng yang mengngkat kisah perjalanan hidup buya Syafii Ma’rif. ternyata ada dua tipe manusia di bumi ini dalam menempuh hidupnya.

Dalam novel itu, buya adalah salah satu orang dengan tipe hidup menurut jalan Tuhan. Tujuan akhir hidup adalah sejahtera. Ada orang yang mencari sejahtera lewat jalan Tuhan. Apapun peluang yang ada di depannya asal itu halal dan lebih baik, maka dia akan ambil itu walalupun tidak sesuai keinginanannya. Sederhananya, saat ingin jadi pilot, tapi butuh biaya banyak dan di saat bersamaan ada penawaran menjadi guru. Ya ambil saja itu, mungkin itu jalan Tuhan.

Tipe kedua adalah jalan ku atau jalan manusia. Saya ingin sejahtera dengan menjadi pilot. Maka saya akan mati-matian berjuang untuk menjadi pilot. walaupun ada tawaran menjadi guru dan lain-lain saya tidak akan ambil itu. 

Orang tipe kedua ini memiliki ujian paling berat karena saat dia berhasil sekolah pilot di tengah perjalanan dia mulai berpikir. Akan jadi pilo apa saya? Di saat itu temannya sudah menjadi guru dan berpenghasilan.

Ya. kadang mengikuti jalan Tuhan lebih tenang dan pasti, walaupun tidak sesuai dengan keinginan kita. Kadang hidup yang kita inginkan dan kita dapat bukan kehidupan yang Tuhan inginkan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s