Tau Gak Kenapa Bezoek yang Sakit Gak Boleh Lama-lama???

Menurut agama saya, islam tentunya, katanya kalo bezoek orang ada beberapa syarat:

1. Gak boleh lama-lama

2. Gak boleh banyak-banyak

3. Berilah motivasi dan bicara seperlunya.

Walaupun gak plek-plek amat sama yang ada di hadith, tapi kurang lebih mendekati.

Gak Boleh Lama-lama.

Bezoek yang sakit emang gak boleh lama-lama, hal ini bukan hanya bisa ganggu orang yang sakit tapi juga memanjakan orang yang sakit. Misal, saat kita sakit temen-temen, sodara, atau sepupu nengokin kita dan berlama-lama di dalam kamar. Bercanda, tertawa, dan maen ceng-ceng’an.

Mahluk Tuhan yang sakit pada saat itu memang mendadak sontak seperti yang gak sakit. Malah bisa dibilang sembuh lah. Nah, tapi apa jadinya kalo teman-teman kita cabut. Bisa kan membayangkan, gimana BETE-nya. Sendiri, sakit, sepi. Akhirnya, bukan lagi sakit fisik, tapi non-fisiknya juga terserang. Dalam keadaan seperti ini, otomatis si pasien sedikit banyak menurun kualitasnya. Gampangnya, kalo kita bezoek yang sakit berlama-lama ria, hal ini sama seperti memanjakan yang sakit. Setelah asik dimanja-manja lalu tiba-tiba yang manjain hilang. Gak beda lah sama orang patah hati.

Gak boleh banyak-banyak.

Yang satu ini menarik. Manusia siapapun itu pasti punya orang-orang yang dia anggap nyaman. Belajar dari pengalaman, banyak manusia yang punya lebih dari satu orang yang bisa bikin dia nyaman. Nah bahayanya kalo orang yang bisa bikin dia nyaman dateng bezoek serombongan RT. Balik lagi kayak model di atas, awalnya sih bener, orang-orang ini bikin si sakit nampak bahagia, tapi lagi-lagi masalahnya kalo rombongan RT ini pulang. Masalah pertama adalah kesepian. Masalah kedua adalah ngerasa gak normal sendiri. Mulai lah timbul pertanyaan: kenapa saya doang yang sakit. Saya pengen kayak mereka normal, bisa main-main dan gak harus berdiam di Rumah Sakit kayak gini..

Selain itu, ada juga orang yang ngerasa ama dan nyaman kalo banyak orang. Nah, model orang begini juga repot. Begitu yang bezoek pada pulang, bisa makin terpuruk.

Berilah Motivasi dan Bicara Seperlunya.

Penyakit orang bezoek lama-lama dan banyak-banyak adalah ngomong ngelantur. Kadang hal-hal yang gak menyenangkan yang tidak bisa dilakukan si sakit yang terjadi di luar sana dibicarakan dengan santai. Atau membicarakan hal-hal yang menyenangkan yang terjadi di rumah. Contoh: kemaren di rumah makan bebek goreng bareng sambil nonton Harry Potter. Atau: Wah asik banget kemaren anak-anak pada maen badminton.

Maksudnya sih bagus, biar orang yang sakit termotivasi, tapi lotaogaksih kalo yang kayak gini bahaya buat orang yang bosenan atau yang punya prinsip Rumahku Surgaku. Buat orang bosenan, hal ini bisa berakibat yang sakit maksa minta keluar dan melakukan hal yang menyenangkan tersbut. Buat orang dengan prinsip Rumahku Surgaku, hal ini bisa bikin yang sakit maksa minta pulang dan langsung nyabutin infusan.

Well, jenguk orang sakit harus ngerti etikanya. jangan sampe indah pada awalnya, nggilani pada akhirnya. But keep fighting, karena hidup, apalagi sehat, itu lebih mulia ketimbang mati atau sakit. Karena ada banyak hal yang kita lakukan saat hidup dan sehat. Salah satunya adalah bezoek orang sakit. :p

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s